Profil Desa

Asal usul nama PantianomĀ 



Dahulu pada jaman penjajahan Belanda, Belanda juga menjajah di
wilayah Bojong dan sekitarnya. Termasuk juga di Pantianom, dahulu
Pantianom terdiri dari dua desa yaitu Desa Gebanganom
dan Desa Pantisari yang
masing-masing mempunyai pemerintahan sendiri-sendiri pula. Dan pada Tahun 1947
bergabunglah antara dua desa menjadi satu desa dengan kesepakatan semua masyarakat dua desa menjadi Desa Pantianom.



Nama Desa diambil dari Desa Pantisari yaitu PANTI danĀ Desa Gebanganom yaitu ANOM.



PANTI artinya Tempat.



ANOM artinya Nom atau Muda.



Karena yang letaknya memanjang sebelah lor (Utara) Pantisari dan
sebelah Kidul (Selatan) Gebanganom, yang hingga sekarang menjadi Desa Pantianom.

Mewujudkan masyarakat Desa Pantianom yang kompak, rukun, dinamis, kreatif, inovatif, mandiri, santun, dan kepribadian

1.Penataan Tugas dan Fungsi Aparat Desa
2.Meningkatakan Sistem Pelayanan Kepada Masyarakat
3.Meningkatkan dan memperkuat kerjasama antar Lembaga yang ada
4.di Desa
5.Pembangunan Jalan Raya dan Jalan gang yang lebih baik
6.Pembangunan draenase yang lebih baik
7.Pembangunan jalan usaha Tani
8.Kegiatan Pelayanan kesehatan masyarakat melalui makanan
9.Tambahan
10.Kegiatan pelayanan Pendidikan dan
11.kebudayaan.

Perangkat Desa

Siswo Saputro

Siswo Saputro

Kepala Desa

Fenti Aryani

Fenti Aryani

Sekretaris Desa

Nuroso

Nuroso

Bendahara Desa

Bambang Kismanto

Bambang Kismanto

Kasi Kesra dan Pelayanan

Buang Andi

Buang Andi

Kaur Umum dan Perencanaan

Warkadi

Warkadi

Kadus I